PkdpNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Suasana Ramadhan selalu membawa nuansa yang berbeda bagi masyarakat Indonesia.
Tidak hanya sebagai momentum spiritual untuk memperkuat hubungan manusia dengan Sang Pencipta, bulan suci ini juga menjadi ruang perjumpaan sosial yang mempererat hubungan antarwarga, antara pemerintah dan masyarakat, serta antarberbagai elemen bangsa.
Di Provinsi Sumatera Barat, semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Safari Ramadhan yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama berbagai instansi vertikal.
Rabu malam, 4 Maret 2026, momentum kebersamaan itu kembali terasa hangat di Masjid Baitul Makmur, Desa Kampung Baru Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman.
Di tempat ibadah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat setempat itu, rombongan Tim Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, hadir untuk bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama masyarakat.
Kehadiran rombongan tersebut disambut dengan penuh kehangatan oleh Pemerintah Kota Pariaman yang dipimpin langsung Wali Kota Pariaman, Yota Balad.
Ia hadir didampingi Ketua TP PKK Yosneli Balad, Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Nelvia Afrizal, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, tokoh adat seperti ninik mamak dan bundo kanduang, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Desa Kampung Baru Padusunan.
Silaturahmi yang berlangsung di masjid tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang dialog dan interaksi langsung antara pemerintah dengan masyarakat.
Melalui Safari Ramadhan, pemerintah tidak hanya hadir sebagai pengambil kebijakan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang datang mendengar, memahami, dan merespons aspirasi warga.
Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena dapat bertemu langsung dengan masyarakat di Masjid Baitul Makmur.
Menurutnya, dari ribuan masjid yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Barat, malam itu rombongan pemerintah provinsi berkesempatan hadir di Desa Kampung Baru Padusunan untuk mempererat hubungan persaudaraan.
“Alhamdulillah, dari ribuan masjid yang ada di Provinsi Sumatera Barat, malam ini kami mengunjungi Masjid Baitul Makmur untuk bersilaturahmi dengan bapak ibu serta masyarakat Desa Kampung Baru Padusunan,” ujarnya.
Kehadiran rombongan Safari Ramadhan tidak hanya membawa pesan spiritual, tetapi juga menghadirkan informasi pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur turut menghadirkan berbagai kepala organisasi perangkat daerah serta perwakilan instansi vertikal yang ada di Sumatera Barat.
Mereka datang untuk memaparkan berbagai program kerja pemerintah serta menjelaskan berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Langkah ini merupakan bentuk pendekatan inovatif dalam pemerintahan daerah, di mana komunikasi publik tidak hanya dilakukan melalui forum resmi atau media, tetapi juga melalui pertemuan langsung dengan masyarakat di tempat-tempat yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti masjid.
Safari Ramadhan hari itu juga menjadi rangkaian terakhir dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Wakil Gubernur di Kota Pariaman.
Sebelumnya, rombongan telah mengunjungi Masjid Raya Taluak di Desa Taluak, Kecamatan Pariaman Selatan, untuk melaksanakan kegiatan serupa.
Selain itu, rombongan juga melakukan peninjauan program bedah rumah di Kelurahan Ujung Batung, Kecamatan Pariaman Tengah.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.
Kegiatan lainnya yang turut dilakukan adalah peninjauan Pasar Pariaman, khususnya pelaksanaan layanan Samsat Keliling yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor.
Layanan ini menjadi salah satu contoh inovasi pelayanan publik yang semakin mendekatkan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat.
Tidak berhenti di situ, rombongan juga mengunjungi Pasa Pambukoaan yang berada di kawasan yang sama. Di tempat tersebut,
Wakil Gubernur bersama rombongan turut membagikan jajanan takjil dan berbagai makanan berbuka puasa kepada masyarakat yang tengah beraktivitas di pasar.
Bagi masyarakat, kegiatan sederhana seperti pembagian takjil memiliki makna yang sangat besar.
Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan tersebut juga memperlihatkan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat dengan sikap humanis dan penuh empati.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Vasco Ruseimy juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Pariaman Yota Balad atas berbagai upaya yang dilakukan dalam memperjuangkan pembangunan daerah.
Ia menilai, kepemimpinan yang aktif dan mampu menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah.
Menurutnya, kegigihan Wali Kota Pariaman dalam menarik dana dari berbagai kementerian di pemerintah pusat patut diapresiasi karena hal tersebut memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengapresiasi kegigihan Wali Kota Pariaman dalam menarik dana pusat yang ada di tiap kementerian untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota sangat penting dalam memastikan keberhasilan pembangunan daerah.
Sinergi antara berbagai tingkatan pemerintahan menjadi faktor utama dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dengan koordinasi yang terjalin baik selama ini, kami berharap antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Pariaman dapat melaksanakan tugas yang kami emban.
Semua ini pada akhirnya adalah untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut terjalin komunikasi yang lebih erat antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kota serta masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Membangun Kota Pariaman memerlukan keterlibatan seluruh stakeholder dan partisipasi masyarakat,” kata Yota Balad.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Pariaman memiliki berbagai program unggulan yang dirancang untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.
Program-program tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan sosial budaya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada dukungan semua pihak.
Tanpa kolaborasi dan partisipasi masyarakat, berbagai rencana pembangunan yang telah disusun tidak akan dapat terlaksana secara optimal.
“Apabila tidak didukung semua pihak, kami yakin berbagai program tersebut tidak akan dapat terlaksana,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Barat juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat dan pengurus masjid.
Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas keagamaan.
Masjid Baitul Makmur menerima bantuan sebesar Rp50 juta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mendukung pengembangan dan kegiatan keagamaan di masjid tersebut.
Selain itu, Bank Nagari juga menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp10 juta.
Tidak hanya itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Barat turut memberikan bantuan program kemanusiaan sebesar Rp3 juta yang diberikan kepada dua orang petugas masjid sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.
Bantuan lainnya juga datang dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Sumatera Barat bersama kepala sekolah SMA dan SMK di Kota Pariaman yang menyerahkan bantuan sebesar Rp2 juta.
Selain itu, Wakil Gubernur juga memberikan santunan kepada lima warga setempat yang membutuhkan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, para aparatur sipil negara dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta berbagai organisasi perangkat daerah juga menyerahkan bantuan Al-Qur’an untuk masjid dan masyarakat.
Bantuan-bantuan tersebut bukan hanya sekadar angka atau nominal.
Lebih dari itu, bantuan tersebut merupakan simbol kepedulian sosial dan semangat gotong royong yang menjadi nilai dasar kehidupan masyarakat Indonesia.
Safari Ramadhan seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan nilai-nilai sosial dan spiritual masyarakat.
Masjid sebagai pusat kegiatan umat memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat yang religius, toleran, dan berintegritas.
Dengan menjadikan masjid sebagai ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat, Safari Ramadhan menghadirkan pendekatan pembangunan yang lebih humanis dan partisipatif.
Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat diukur hanya dari angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas hubungan sosial, tingkat kebersamaan, serta kekuatan nilai-nilai moral yang hidup di tengah masyarakat.
Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, semangat kebersamaan seperti yang terlihat dalam Safari Ramadhan menjadi inspirasi penting bagi pembangunan nasional.
Ketika pemerintah, masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan berbagai elemen lainnya dapat berjalan bersama dalam satu visi, maka berbagai tantangan dapat dihadapi dengan lebih kuat.
Kegiatan Safari Ramadhan di Kota Pariaman malam itu menjadi bukti bahwa harmoni antara pemerintah dan masyarakat dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah.
Dari sebuah masjid di Desa Kampung Baru Padusunan, pesan persatuan, kepedulian, dan semangat membangun negeri kembali ditegaskan.
Ramadhan pun kembali mengajarkan bahwa pembangunan terbaik adalah pembangunan yang lahir dari hati, dijalankan dengan keikhlasan, dan ditujukan untuk kesejahteraan seluruh masyarakat.
Dari Sumatera Barat, semangat itu terus menyala—menguatkan langkah menuju Indonesia yang lebih maju, berkeadilan, dan penuh harapan. | PkdpNews.Com | Kominfo | *** |


1 Comment
oke