PkdpNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas kembali ditegaskan dalam momentum nasional yang strategis. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menghadiri Peluncuran Resmi Perkumpulan Asosiasi Pengawasan dan Investigator Internal (APII) serta Talkshow Implementasi SNI ISO 37008 di Jakarta.
Peluncuran APII dan Komitmen Nasional Perkuat Pengawasan Modern demi Menyelamatkan Institusi Sebelum Masuk Ranah Pidana
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni kelembagaan, melainkan tonggak penting dalam transformasi sistem pengawasan internal di Indonesia. Dalam sambutannya, Menteri PANRB menegaskan bahwa pengawasan modern bukan lagi sekadar menemukan pelanggaran, melainkan memastikan sistem bekerja dengan benar, efektif, dan akuntabel.
Dengan penerapan SNI ISO 37008, praktik pengawasan diharapkan semakin objektif, kredibel, dan berorientasi pada pemulihan institusi sebelum masuk ke ranah pidana. Pendekatan ini menjadi bagian dari reformasi birokrasi yang lebih konstruktif dan solutif.
APII : Wadah Profesional Pengawasan Internal
Peluncuran Asosiasi Pengawasan dan Investigator Internal (APII) menjadi simbol konsolidasi profesi pengawasan internal di Indonesia. Kehadiran APII diharapkan mampu memperkuat kapasitas, kompetensi, dan standar etik para pengawas serta investigator internal di berbagai instansi pemerintah maupun sektor lainnya.
Dalam ekosistem birokrasi modern, pengawasan internal memegang peran strategis sebagai garda terdepan pencegahan penyimpangan. APII hadir sebagai ruang kolaborasi, berbagi praktik terbaik, serta peningkatan profesionalisme yang berkelanjutan.
Langkah ini sejalan dengan visi reformasi birokrasi yang menempatkan integritas dan akuntabilitas sebagai fondasi utama pelayanan publik.
Pengawasan Modern : Dari “Mencari Salah” ke “Memastikan Benar”
Dalam arahannya, Menteri Rini Widyantini menekankan perubahan paradigma pengawasan. Jika sebelumnya pengawasan identik dengan pencarian kesalahan dan penindakan, kini pengawasan modern berfokus pada perbaikan sistem.
“Pengawasan modern bukan sekadar menemukan pelanggaran, tetapi memastikan sistem bekerja dengan benar,” tegasnya.
Pernyataan ini mengandung pesan edukatif yang kuat. Pengawasan bukanlah ancaman, melainkan mekanisme pembelajaran organisasi. Ketika sistem berjalan sesuai standar, potensi penyimpangan dapat diminimalkan sejak dini.
Pendekatan ini mendorong budaya preventif dibanding represif. Institusi diberi ruang untuk melakukan koreksi sebelum kesalahan berkembang menjadi persoalan hukum.
SNI ISO 37008 : Strategi Pemulihan dan Penyelamatan Institusi
Talkshow yang digelar dalam rangkaian acara tersebut mengangkat implementasi SNI ISO 37008 sebagai strategi efektif untuk pemulihan dan penyelamatan institusi sebelum masuk ranah pidana.
SNI ISO 37008 merupakan standar internasional yang berfokus pada investigasi internal organisasi. Standar ini memberikan panduan sistematis dan objektif dalam menangani dugaan pelanggaran.
Dengan penerapan standar ini, proses investigasi menjadi:
- Lebih transparan
- Lebih terdokumentasi
- Lebih akuntabel
- Berbasis bukti
- Bebas dari konflik kepentingan
Pendekatan ini memungkinkan institusi melakukan perbaikan struktural dan prosedural sebelum persoalan berkembang menjadi kasus hukum.
Membangun Budaya Integritas di Lingkungan ASN
Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), momentum ini menjadi refleksi penting tentang arti integritas. Reformasi birokrasi tidak hanya berbicara soal digitalisasi atau penyederhanaan prosedur, tetapi juga tentang pembentukan budaya kerja yang bersih dan profesional.
Pengawasan internal yang kuat akan menciptakan rasa aman sekaligus rasa tanggung jawab. ASN didorong untuk bekerja sesuai aturan karena sistem mendukung transparansi dan akuntabilitas.
Ketika standar investigasi diterapkan secara objektif, maka kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah akan meningkat.
Reformasi Birokrasi yang Adaptif dan Visioner
Kementerian PANRB terus mendorong reformasi birokrasi yang adaptif terhadap dinamika zaman. Tantangan tata kelola saat ini semakin kompleks, mulai dari pengelolaan anggaran, digitalisasi layanan, hingga pengawasan proyek strategis nasional.
Dalam konteks tersebut, pengawasan internal harus mampu bertransformasi. Standar seperti SNI ISO 37008 menjadi instrumen penting untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Transformasi ini bersifat inovatif dan futuristik. Ia tidak hanya menyelesaikan masalah, tetapi juga mencegah munculnya masalah baru.
Recovery Before Prosecution : Pendekatan Humanis dan Solutif
Salah satu pesan utama dari talkshow adalah pentingnya pendekatan recovery before prosecution—pemulihan sebelum penindakan pidana.
Pendekatan ini bukan berarti mengabaikan hukum, melainkan memberikan kesempatan bagi institusi untuk memperbaiki tata kelola secara internal sebelum persoalan meningkat.
Konsep ini sangat relevan dalam konteks pembinaan organisasi. Ketika pelanggaran bersifat administratif atau prosedural, maka solusi perbaikan sistem menjadi prioritas utama.
Dengan demikian, organisasi dapat tetap berjalan efektif tanpa terguncang oleh proses hukum yang berkepanjangan.
Kolaborasi dan Standarisasi Nasional
Peluncuran APII juga membuka ruang kolaborasi lintas instansi. Standarisasi pengawasan menjadi kunci agar praktik investigasi tidak berbeda-beda antar lembaga.
Dengan standar yang sama, hasil pengawasan akan lebih konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kolaborasi ini menciptakan ekosistem pengawasan nasional yang harmonis dan saling menguatkan.
Meningkatkan Kredibilitas Pemerintahan
Penerapan SNI ISO 37008 dan penguatan profesi pengawasan internal akan berdampak langsung pada peningkatan kredibilitas pemerintah.
Masyarakat membutuhkan jaminan bahwa setiap kebijakan dan anggaran dikelola secara transparan. Pengawasan yang objektif menjadi salah satu instrumen utama membangun kepercayaan publik.
Ketika sistem pengawasan berjalan baik, potensi penyimpangan dapat ditekan, dan reputasi institusi tetap terjaga.
Edukasi bagi Generasi ASN Masa Depan
Momentum ini juga menjadi pembelajaran penting bagi generasi ASN masa depan. Standar internasional seperti ISO menunjukkan bahwa tata kelola pemerintahan Indonesia terus bergerak menuju praktik global terbaik.
ASN didorong untuk meningkatkan kompetensi, memahami standar profesional, dan menjadikan integritas sebagai nilai utama dalam bekerja.
Transformasi ini membutuhkan komitmen bersama, bukan hanya dari pimpinan, tetapi dari seluruh elemen organisasi.
Menuju Birokrasi yang Bersih dan Tangguh
Peluncuran APII dan implementasi SNI ISO 37008 merupakan bagian dari perjalanan panjang menuju birokrasi yang bersih, tangguh, dan adaptif.
Reformasi birokrasi bukan sekadar slogan, tetapi proses berkelanjutan yang membutuhkan konsistensi.
Dengan pengawasan yang modern dan berbasis standar, institusi pemerintah akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan.
Integritas sebagai Pilar Kemajuan Bangsa
Di Jakarta, pada momentum peluncuran APII, Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap tata kelola yang baik. Menteri PANRB Rini Widyantini mengajak seluruh ASN untuk melihat pengawasan sebagai mitra strategis, bukan sebagai ancaman.
Pengawasan modern adalah tentang memastikan sistem berjalan dengan benar. SNI ISO 37008 menjadi alat untuk menjaga objektivitas dan kredibilitas.
Melalui kolaborasi, profesionalisme, dan komitmen terhadap integritas, Indonesia melangkah menuju birokrasi yang semakin bersih dan terpercaya.
Karena pada akhirnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi oleh kekuatan integritas dan tata kelola yang kokoh. | PkdpNews.Com | Ig_KemenpanRB | *** |


1 Comment
oke