PkdpNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman secara resmi melaksanakan pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan pemerintahan daerah pada Senin (29/12/2025) lalu.
Acara pelantikan ini dipimpin langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, dan didampingi oleh Wakil Bupati Rahmat Hidayat.
Sebanyak 1.758 PPPK Paruh Waktu mengikuti prosesi pelantikan yang berlangsung dengan khidmat di Gedung Serbaguna Pemkab Padang Pariaman.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer dan pengabdi daerah yang selama ini telah mengabdi dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Padang Pariaman.
Perjuangan Panjang Menuju Pengakuan dan Kepastian
Pelantikan ini merupakan hasil dari perjuangan panjang yang telah dilalui oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, serta komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bahwa tenaga honorer dan tenaga pengabdi daerah mendapatkan pengakuan dan kepastian status kerja yang lebih baik.
Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Padang Pariaman Nomor 813/609/BKPSDM-2025, sebanyak 244 tenaga kesehatan, 329 tenaga guru, dan 1.185 tenaga teknis kini diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu, sebuah langkah yang sangat berarti dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Padang Pariaman.
“Hari ini adalah hari yang penuh haru dan kebahagiaan. Kita berkumpul di sini untuk merayakan keberhasilan kita semua, hasil dari perjuangan yang panjang dan penuh tantangan untuk memastikan bahwa para tenaga honorer dan pengabdi daerah mendapatkan kepastian hukum dalam bekerja.
Saya mengucapkan terima kasih atas semua usaha dan dedikasi yang telah kalian berikan selama ini,” ujar Bupati John Kenedy Azis dalam sambutannya.
Bupati Azis menegaskan bahwa proses pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari kerja keras dan komitmen pemerintah daerah untuk tidak membiarkan para tenaga pengabdi daerah tanpa status dan kepastian yang jelas.
“Kami berada di garis terdepan untuk memperjuangkan hak-hak tenaga honorer di daerah ini. Pengangkatan ini adalah bentuk pengakuan negara atas pengabdian kalian,” tambah Bupati dengan penuh semangat.
Pengakuan Negara atas Pengabdian dan Dedikasi
Pelantikan ini juga merupakan pengakuan negara atas dedikasi dan pengabdian para tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, dan tenaga teknis yang selama ini telah memberikan kontribusi luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman.
Mereka adalah garda terdepan dalam pelayanan publik, baik di bidang kesehatan, pendidikan, dan berbagai sektor penting lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menjelaskan bahwa kebijakan pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini lahir sebagai hasil dari perjuangan panjang dan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pengakuan yang layak bagi para tenaga honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun.
“Kami tidak ingin tenaga honorer hanya menjadi pengabdi tanpa arah, tanpa kepastian masa depan.
Oleh karena itu, pemerintah daerah berjuang keras agar bapak dan ibu semua bisa masuk dalam skema PPPK Paruh Waktu, sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi yang telah diberikan kepada daerah ini,” tegas Bupati Azis.
Kebijakan PPPK Paruh Waktu ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi para tenaga pengabdi daerah, sekaligus memperkuat kinerja pemerintahan daerah dan kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.
PPPK Paruh Waktu: Sebuah Solusi untuk Meningkatkan Kinerja Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Dengan dilantiknya 1.758 PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap dapat semakin memperkuat kinerja pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pengangkatan ini akan memberi kesempatan kepada tenaga kesehatan, guru, dan tenaga teknis untuk terus berkontribusi secara maksimal dalam berbagai bidang, tanpa harus dibayangi ketidakpastian status kerja.
Pelantikan PPPK Paruh Waktu ini sangat penting bagi sektor-sektor pelayanan publik, mengingat banyak di antaranya yang masih kekurangan tenaga profesional.
Di sektor kesehatan, misalnya, 244 tenaga kesehatan yang baru dilantik akan memperkuat layanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Padang Pariaman, memberikan akses kesehatan yang lebih baik dan merata bagi masyarakat.
Di sektor pendidikan, dengan 329 tenaga guru yang dilantik, kualitas pendidikan di Kabupaten Padang Pariaman diharapkan akan semakin meningkat.
Para guru PPPK Paruh Waktu ini akan dapat memberikan pembelajaran yang berkualitas dan mendukung pengembangan generasi penerus bangsa.
Begitu pula di sektor teknis, di mana 1.185 tenaga teknis akan memberikan dukungan dalam berbagai aspek pembangunan dan pengelolaan pemerintahan daerah, mulai dari infrastruktur, administrasi, hingga pelayanan publik lainnya.
Menghadirkan Kepastian Kerja dan Masa Depan yang Lebih Baik
Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini juga menjadi wujud nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman peduli terhadap kesejahteraan dan masa depan tenaga pengabdi daerahnya.
Dengan adanya status PPPK, para pegawai ini kini mendapatkan kepastian hak dan kewajiban sebagai pegawai negeri, serta kesempatan untuk mengembangkan karir lebih baik lagi.
Bupati John Kenedy Azis menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi para pegawai, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman secara keseluruhan.
“Kita semua tahu bahwa tenaga honorer dan pengabdi daerah memiliki peran yang sangat penting dalam jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.
Oleh karena itu, dengan adanya PPPK Paruh Waktu, para tenaga ini kini memiliki kepastian dan rasa aman dalam bekerja, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati dengan penuh keyakinan.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini.
Selain itu, Bupati John Kenedy Azis juga menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah bagian dari langkah berkelanjutan pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem pelayanan publik.
“Kami selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Padang Pariaman.
Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan memastikan bahwa tenaga yang bekerja di sektor pelayanan publik memiliki status yang jelas, hak-haknya terjamin, dan dapat bekerja dengan lebih maksimal tanpa terbebani ketidakpastian,” ujar Bupati.
Hal ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam memajukan daerah, memastikan pelayanan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat, serta memperhatikan kesejahteraan para pengabdi daerah.
Harapan untuk Masa Depan: Penguatan Pelayanan dan Pembangunan Berkelanjutan
Dengan adanya 1.758 PPPK Paruh Waktu yang baru dilantik,
Bupati Azis berharap agar seluruh pegawai yang dilantik dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan sebaik-baiknya, menjaga amanah yang diberikan, serta terus berkontribusi dalam membangun Kabupaten Padang Pariaman yang lebih baik.
“Saya berharap kepada semua yang telah dilantik, agar tidak hanya menganggap ini sebagai pencapaian pribadi, tetapi sebagai amanah untuk terus bekerja dengan penuh dedikasi.
Kita semua memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan pelayanan publik, agar Kabupaten Padang Pariaman semakin maju dan sejahtera,” tutup Bupati John Kenedy Azis.
Pelantikan PPPK Paruh Waktu Sebagai Langkah Positif untuk Pemerintahan yang Lebih Baik
Pelantikan 1.758 PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Padang Pariaman ini merupakan langkah besar dalam upaya memperbaiki sistem pemerintahan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pengangkatan PPPK ini tidak hanya memberikan kepastian kepada para pegawai yang telah lama mengabdi, tetapi juga memperkuat kapasitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Dengan adanya kepastian status dan hak-hak yang lebih terjamin, para pegawai PPPK Paruh Waktu diharapkan dapat bekerja lebih optimal, berkontribusi lebih besar, dan terus menjaga semangat untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Padang Pariaman.
Pemerintah daerah, melalui pelantikan ini, telah menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa para tenaga pengabdi daerah memiliki masa depan yang lebih cerah, serta dapat terus berinovasi dan berkarya untuk kemajuan daerah. | PkdpNews.Com | */Redaksi | *** |


1 Comment
oke